Selasa, 23 Juni 2015
JUAL BUSANA MUSLIM >> AURE
Diposting oleh Unknown di 18.49JUAL BUSANA MUSLIM AURE
DENGAN BAHAN JERSEY SUPER DAN HARGA YANG TERBAIK
READY SIZE S, M, L, XL
MINAT, SMS/WA: 085721755648 PIN: 7FABDF7A
This is a Sticky post
This will appear right below the first post. You can edit this right from the template and change it to your own post. This will appear right below the first post. You can edit this right from the template and change it to your own post.This will appear right below the first post. You can edit this right from the template and change it to your own post.
Rabu, 29 Oktober 2014
OBLOK-OBLOK TEMPE CABE IJO
Diposting oleh Unknown di 16.37BAHAN :
500 gr Tempe, iris-iris
750 ml Santan dari ½ butir kelapa
75 gr Cabe ijo, potong serong 1 cm
2 lembar Daun salam
BUMBU :
5 buah Bawang merah
3 siung Bawang putih
1 sdt Ketumbar
2 sdt Garam
1 ruas Kunyit
½ sdt Jinten
½ sdt Terasi
CARA MEMBUAT :
- Tumis bumbu yang dihaluskan dan daun salam hingga harum.
- Masukkan cabe ijo dan tempe, aduk-aduk.
- Tuangi santan, masak sambil diaduk-aduk hingga matang.
- Hidangkan
TUMIS BUNCIS TELUR
Diposting oleh Unknown di 16.30BAHAN :
1 butir Telur
150 gr Buncis iris tipis serong
2 buah Cabe rawit
2 buah Bawang merah
1 buah Bawang putih
½ sdm Merica bubuk
1 sdt Garam
CARA MEMBUAT :
- Tumis bawang merah, bawang putih hingga harum
- Masukkan cabe rawit
- Masukkan telur, aduk-aduk sampai setangah matang
- Masukkan buncis, garam dan merica bubuk. Aduk rata
BAKMI SUNDA
Diposting oleh Unknown di 16.23BAHAN :
250 gr Mie goreng rebus dengan air panas, kemudian tiriskan
1 potong Daging sapi, rebus, iris sesuai selera
2 lembar Daun kol, buang tulang daunnya
2 batang Daun bawang, iris halus
2 buah Cabe rawit
2-3 sdm Kecap manis
BUMBU :
3 Butir Kemiri
3 buah Bawang merah
3 buah Bawang putih
1 sdt Merica bubuk
1 sdt Garam
CARA MEMBUAT :
- Tumis bumbu halus (Kemiri, bawang merah, bawang putih, dan merica bubuk) sampai kuning dan harum
- Masukan irisan daging sapi, dan kol aduk rata.
- Masukkan kecap manis dan mie. Aduk rata.
- Masukkan daun bawang. Aduk sampai seluruhnya matang.
Selasa, 19 Agustus 2014
Surat Untuk Anakku
Diposting oleh Unknown di 18.4116 Agustus 2014
Dear anakku.. Syukur bunda kepada Allah Swt karena kamu sudah tiga bulan dalam kandungan bunda. Tinggal beberapa minggu lagi kamu sudah empat bulan. Tahu tidak, nak, pada hari ke 120, Allah swt. meniupkan ruh-Nya kepada setiap janin. Semoga sehat selalu ya, nak.
Hari ini bunda mau cerita sama kamu kalau bunda seneng banget. Bunda diselimuti kebahagiaan yang lebih dikarenankan masih diberi kesempatan untuk bertatap muka, membalas kerinduan, siapa lagi kalau bukan sama ayahmu, nak. Setelah lima hari tak bertemu, dan bagi bunda itu bukanlah waktu yang singkat.
Bunda hitung dan selalu bunda lihat tanggal yang menghiasi kalender di hp. Lama sekali melewatkannya. Mungkin karena belum ada kesibukan yang menyita, secara tidak langsung membuat bunda seringkali termenung seorang diri. Berkhayal kalau ayahmu tiba-tiba ada di depan bunda. Terkadang juga bunda berkhayal kalau doraemon itu bener-bener minjemin pintu ajaibnya ke ayah. Nak, itu hanya becandaan untuk menyenangkan hati bunda saja. Hehe
Minggu ke minggu bunda lalui. Tak terasa sudah lima minggu terlewatkan. Kalau sudah hari jumat jadi seneng bukan main. Padahal bunda tahu kalau ada kamu bersama bunda. Terkadang bunda juga galau kalau sudah menghadapi hari minggu, karena ayah terpaksa harus ke Bogor lagi. Bagi bunda waktu dua hari itu tidak cukup untuk melepas kerinduan kami. Padahal bunda tahu kalau bunda sedih, kamu pun ikut merasakannya. Sabar ya sayang
Bunda selalu berdoa seperti ini, “Ya Allah, Engkau Maha Tahu apa yang aku rasakan. Engkau pun Maha Tahu apa yang aku terangkan dan apa yang aku sembunyikan. Maka Engkau pun Maha Tahu keadaan hatiku saat ini yang sedang menderita rindu karenanya. Ya Allah, ketika rindu ini tak dapat kubendung lagi, air mata pun tak kiranya membasahi kesakitanku ini. Ya Allah, hanya pada-Mu lah hamba memohon dan meminta, dan hanya pada-Mu lah kupasrahkan segala urusanku. Sampaikanlah salam rinduku untuknya. Limpahkanlah kesehatan untuknya dan lindungilah dimana pun ia berada. Semoga Engkau senantiasa membersamainya dalam keadaan apapun.” Aamiinn
Suatu ketika ayahmu pulang sebelum jadwalnya. Bunda berfikir mungkin ini jawaban untuk doa bunda. Tapi sayangnya ayahmu harus terburu-buru pulang ke Bogor lagi. Apa yang bisa bunda lakukan? Bunda tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa menundukkan kepala, terisak kembali, dan curhat lagi sama Allah. Kali ini bunda meminta supaya Allah memberi kekuatan untuk bunda agar bunda bisa menghadapinya. Menghadapi kesepian bunda dan menghadapi kejamnya dunia.
Pada hari ini bunda banyak belajar dari kehidupan, tentunya karena ayahmu juga yang menyadarkan bunda. Ya, ketika bunda dan kamu ditinggal sementara oleh ayah untuk pendidikan, itupun hanya 3 bulan, dan itu juga ada kesempatan pulang saat weekend. Seharusnya bunda bersyukur, karena di luaran sana banyak para istri dan anak yang ditinggal suaminya merantau untuk entah kapan bertemunya.
Bunda jadi inget kata-kata ayahmu malam itu. Kata–kata yang bisa menguatkan dan meyakinkan hati, serta menegarkan bunda untuk tetap tersenyum, “Yang sabar.. Badai pasti berlalu. Tidak selamanya kaka pendidikan. Coba diinget lagi pas ngekos dulu. Bagaimana survivenya. Jangan lebih kayak gini (sambil mengusap air mata bunda). Dijaga emosionalnya, kasian sama dede atuh. Ibu hamil kan bawaannya harus tenang. Dengan ayank sehat dan baik-baik aja, kaka udah seneng. Makan yang teratur, jangan mogok makan. Yang terpenting kita saling percaya dan saling menjaga hati.”
Seperti itu, nak. Suatu hari kamu pun akan mengerti mengapa bunda tulis surat ini untuk kamu. Oya waktu itu juga ayah sama bunda berkesempatan untuk jalan-jalan ke kebun binatang Bandung. Sengaja ayah sama bunda ke sana supaya kamu tahu berbagai binatang ciptaan-Nya dan kamu belajar untuk menyayanginya, meskipun kamu masih berada dalam kandungan bunda. Bunda tahu kamu dapat merasakannya dan mempelajarinya. Salam penantian dari kami untukmu, nak.
![]() |
| Ayah lagi di bonbin. Kalau gak salah lagi ngasih makan Waw waw sumatra hhe |
![]() |
| Kalau bunda lagi ngasih makan rusa ^_^ |



